Archive for May, 2007

Manajemen aksi Demonstrasi

Posted in Uncategorized on May 15, 2007 by asurandi

Manajemen Aksi Demonstrasi (MAD)

MAD adalah suatu model pernyataan sikap, penyuaraan pendapat, opini atau tuntutan yang dilakukan dengan jumlah massa tertentu dan dengan teknik tertentu agar mendapat perhatian dari pihak yang dituju tanpa menggunakan mekanisme konvensional (birokrasi). Demostrasi juga bertujuan untuk menekan pembuat keputusan untuk melakukan suatu tindakan.

Latar Belakang dan Tujuan

Aksi umunya di latar belakangi oleh matinya jalur penyampaian aspirasi atau buntunya metode dialog. Dalam trias politica, aspirasi rakyat di wakili oleh anggota legislatif. namun dalam kondisi pemerintahan yang korup, para legislator tidak dapat memainkan peranya sehingga rakyat langsung mengambil “jalan pintas” dalm bentuk aksi. Aksi juga di lakukan dalam rangka pembentukan opini atau mencari dukungan publik. Dengan demikian isu yang di gulirkan harapanya dapat tanggapan beragam dari masyrakat. Dari isu mahasiswa menjadi isu masyarakat kebanyakan.

Landasan Hukum

Aksi adalah hak bahkan dalam situasi tertentu dapat menjadi kewajiban. Dalam Declaration of human right (Freedom of speech) hak untuk menyampaikan pendapat dalam bentuk aksi di jamin, hak aksi juga di lindungi oleh UUD 1945 pasal 28 beserta amandemenya. Secara lebih spesifik, aksi ini kemudian di atur dengan adanya UU No.9/1998 tentang mekanisme penyampaian pendapat di muka umum.

UU ini mengharuskan panitia aksi harus memberikan pemberitahuan itu harus ada nama yang penanggung jawab aksi, waktu pelaksanaan, rute yang dilewati, isu yang di bawa, jumlah massa dan bentuk aksi. selain itu ada juga larangan untuk melakukan aksi pada hari-hari tertentu dan tempat-tempat tertentu.

Merancang demo (to be continued )

Kecerdasan Politik

Posted in Uncategorized on May 7, 2007 by asurandi

Kecerdasan politik bukanlah kecerdasan khusus atau spesifik. Kecerdaan politik adalah kolaborasi dari berbagai kecerdasan yang di miliki manusia, mulai dari kecerdaan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan spriritual sampai pada kecerdasan manajemen teknis dan taktis, inilah yang membentuk kecerdasan politik.

kecerdasan politik adalah kolaborasi dari berbagai kecerdasan yang bergerak secara sinergis sehingga menghasilkan suatau kolaborasi yang mendekati keadaan balance dan yang terpenting adalah bagaimana mensinergiskan potensi kecerdasan yang ada pada diri kita untuk berpolitik. Hal ini sangat penting agar seorang aktivis menjadi manusia yang utuh dan tidak terbagi-bagi pada potensi tertentu karena politik selalu berhubungan dengan kepentingan publik atau dengan kata lain politik menentukan nasib orang banyak. Tapi apa yang terjadi dengan politisi kita saat ini mereka melakukan sekulerisasi kecerdasan terntentu dalam berpolitik dan hasilnya adalah konflik politik bangsa ini terus bergejolak tanpa ada ujung penyelesaian.

Politik dapat di analogikan seperti pisau dapur, pisau dapur menurut fungsinya sebagai alat bantu untuk membuat makanan. Pada kasus tertentu kadang terjadi penyelewengan penggunaan pisau dapur untuk membunuh orang, jelasnya yang kejam itu bukan pisaunya melainkan orang yang menggunakannya. Inilah yang membuat image politik mirip dengan dunia kriminalitas atau kriminalitas yang terstruktur. Rakyat yang apatis akan menyerahkan sepenuhnya pada politikus yang notebene nya sebagai penguasa tanpa sikap kritis yang konstruktif. Manusia di ciptakan oleh Tuhan mempunyai akal dan kehendak inilah yang harus kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk menata kembali taman Indonesia.

Politik  di Indonesia dari zaman kerajaan dahulu sampai sekarang terjadi kesalahan orientasi yaitu politik hanya untuk kekuasaan. Mereka menggunakan politik hanya untuk memeperthankan kekuasaan semata dan kurang mempedulikan rakyat yang berada dalam naungan kekuasaanya sehingga terkadang menghalalkan segala cara. Kita sebagai generasi muda sudah seharusnya berpikir agar kita berada dalam sistem pemerintahan di negara ini dan menggunakan kekuasaan politik untuk mensejahterakan rakyat dan kehidupan yang lebih baik di berbagai bidang kehidupan. Setiap zaman pasti terjadi pertentangan di kalangan politisi antara politisi yang memperjuangkan hawa nafsu dan politisi yang memperjuangakan kehidupan rakyatnya menjadi lebih baik.

Dunia politik bisa di bilang dunia kepentingan, banyak intrik, strategi dalam mensukseskan kepentingan dalam berpolitik dan yang terpenting adalah kepentingan siapakah yang kita perjuangkan ??

Analisa sosial menuju realita

Posted in Uncategorized on May 4, 2007 by asurandi

Analisa sosial adalah upaya untuk mengurai logika, nalar, struktur dan kepentingan di balik sebuah fenomena sosial. Dalam tataran ini melihat bukan apa adanya ? tapi ada apanya ?

Pendekatan dalam analisa sosial

 

 

  1.  Pendekatan historis ; pendekatan yang mempertimbangkan konteks struktur yang saling berlainan dari periode berbeda dan tugas tugas strategis yang berbeda pula dalam tiap periode.
  2. pendekatan struktur ; pendekatan yang menekankan pentingnya pengertian tentang bagaimana masyarakat di hasilkan dan di operasikan serta pola lembaga-lembaga sosial saling keterkaitan dalam ruang sosial yang ada

Batas-batas analisa sosial

 

  1. analisa sosial bukanlah sebuah kegiatan monopoli intelektual oleh akademisi dan peneliti. Siapapun dapat melakukan analisa sosial.
  2. Analisa tidaklah bebas nilai, analisa sosial memungkinkan kita bergulat dengan asumsi-asumsi kita, mengkritik dan menghasilkan suatu paradigma baru.

kita semua bisa bisa melakukan analisa sosial, oleh karena itu kita semua bisa melakukan perubahan. Tanpa perubahan yang radikal (revolusi) sangat sulit untuk mengubah kebiasaan masyarakat yang telah menjadi kultur.Memang sebuah perubahan butuh proses dan perubahan itu akan menjadi mapan apabila di ikuti kaderisasi yang baik dan mencerdaskan

Berubah atau tergantikan…..

Antara ideliasme dan kenyataan

Posted in Uncategorized on May 4, 2007 by asurandi

Sebuah fenomena, independensi pemikiran “nakal”dan tindakan kritis mahasiswa ITS kian hari makin sulit untuk di temukan bahkan mahal harganya. Banyak sekali mahasiswa yang idealis mulai berguguran di telan praktikum dan pola pikir pragmatis yang membelenggu di tambah lagi aturan-aturan ITS yang kian lama makin menyempitkan pembuluh darah. Independensi sebuah kata yang indah dan menkjubkan, sebuah kata yang bermakna bebas dari keterbelengguan dan ketergantungan baik berupa pemikiran maupun tindakan. Sebuah kenyataan, selama ini kita belum benar-benar bisa mewujudkan makna keindahan kata-kata ini.

Badan eksekutif mahasiswa (BEM) ITS merupakan kepanjangan tangan dari mahasiswa ITS ternyata tidak lebih dari pada kumpulan mahasiswa yang sedang belajar menjadi “event organizer” hanya sedikit yang menjadi pejuang tangguh dan cerdas dalam analisis sosial-politik bukan hanya cerdas di bidang ke ilmuannya masing-masing yang merupakan keharusan.

Keunikan dari keberagaman mahasiswa ITS adalah persepsi mereka dalam memposisikan BEM ITS dalam hubungan dengan penguasa kampus (REKTORAT). Ada yang menyuarakan independensi mahasiswa dengan cara menjadikan BEM ITS ini indenpenden yang harus menolak segala kebijakan rektorat. Tapi apakah mereka sudah lupa selama ini keberlangsungan pendanaan kegiatan yang mereka dapatkan dan hubungan birokrasi administrasi yang melayani kelegalan kegiatan mereka oleh siapa ?? tentu rektorat ….

Tetapi juga sungguh ironis apabila kita melihat kondisi BEM ITS pada saat ini cenderung patuh kepada penguasa kampus (REKTORAT), sehingga sikap sensitif dan kekritisan terhadap kebijakan rektorat terasa sangat kurang bahkan bisa di katakan terjadi perselingkuhan politik (semoga tidak ada yang merasa tersinggung).

Kondisi ini di perparah dengan kondisi ORMAWA ITS yang belum bersatu karena lebih mementingkan kepentingan kelompok masing-masing. Sekarang perpecahan itu sudah kuno, hal seperti ini harus kita sikapi bijak karena kepentingan bersama harus lah di dahulukan.

Rektor baru dan kabinet nya mulai bekerja, mereka mempersiapkan PT BHMN yang telah lama di rencanakan. Sudah jelas tugas kita semua bukan ?! mengawal berjalanya BHMN tersebut karena untuk menghentikanya rasanya tidak cukup tenaga (bukan pesimis).

Satu hal yang jelas, orang miskin harus bisa kuliah di ITS !! Janji manis rektorat patut kita pertanyakan karena sudah banyak orang miskin yang telah “patah hati” kepada rektorat dan untuk itu rektorat harus bayar mahal….

Kalo kita lari dari kenyataan sekarang, omong kosong nanti setelah sukses kita berbicara kepedulian karena untuk menjadi peduli itu butuh proses…

Tidak ada yang instan dan gratis.

 

Republik impian Indonesia

Posted in Uncategorized on May 2, 2007 by asurandi

Salam hangat perjuangan..
Saudaraku, sebangsa setanah air…
kata impian disini bukan sebuah angan-angan (sebuah khayalan semata) tetapi sebuah keadaan yang kita inginkan nanti, untuk bangsa ini.
Sebuah keadaan yang kita perjuangkan untuk anak-cucu kita nanti..
untuk rakyat negeri tercinta ini..

REPUBLIK IMPIAN INDONESIA
ketika rakyat negeri ini di beri kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan, di mudahkan untuk mengakses masuk setiap tingkat pendidikan karena pendidikan murah bahkan gratis karena pembiayaan dunia pendidikan ditanggung sepenuhanya oleh pemerintah melalui pengelolaan pajak dan sumber daya alam dengan efektif dan efisien.

ketika sumber daya alam indonesia di kuasai oleh perusahaan nasional bukan perusahaan asing karena keuntungan dari aset alam kita setelah dikuras habis-habisan dibawa keluar negeri dan bangsa kita hanya dapat sedikit, sangat sedikit….kita nasionalisasi perusahaan asing yang berada di indonesia, jika tidak silakan pergi dari negara kita…
karena kita harus menjadi negara mandiri ..
jangan takut karena kita kaya…kaya sumber daya alam…

ketika perekonomian kita berbasis konsep syariah..
dimana terjadi pemerataan ekonomi yang adil (sesuai usaha/tidak riba)
ketika rakyat kita tersenyum karena mereka sejahtera..
tidak ada lagi yang hidup di bawah garis kemiskinan..
rakyat sejahtera …kita tidak lagi mengirim tenaga kerja yang tidak berkualitas ke luar negeri…mengirim babu.Tapi mengirim tenaga kerja yang berdaulat atas diri mereka sendiri,karena mereka punya skill…bahkan kalo bisa tenaga kerja asing yang menjadi pekerja di negara kita.Agar tidak ada lagi penyiksaan, tidak ada rakyat kita yang menangis…

menjadi bangsa yang berdaulat atas budaya nya sendiri…
bangga atas ke arifan lokal..
nilai-nilai yang tinggi…karena kita adalah bangsa yang beradab…
dengan kebiasaan yang positif, membangun bangsa ini dari sebuah kedisiplinan!
fokus dalam mengerjakan sesuatu….
terbiasa memberikan hal-hal yang terbaik…
segera bangkit ketika terburuk…

Rakyatku tercinta…mari kita bersama perbaiki diri, kalau tidak sekarang kapan…
semoga kita konsisten pada apa yang kita katakan, selalu ingatkan pemimpinmu…
karena mereka adalah manusia biasa yang banyak kekurangan…

Sering kita merasa, berbicara itu lebih mudah dari pada berbuat oleh karena itu mari kita perbaiki kondisi paradigma seperti itu dengan memiliki kehendak untuk mewujudkan impian kita.

Kata-kata mutiara dalam kekuatan cinta

Posted in Uncategorized on May 2, 2007 by asurandi

Sisi-sisi kecil dalam kehidupan. Semua dimulai dari kata sekarang..

Semoga kita tidak mendengar hanya dengan telinga, tetapi juga dengan hati. Semoga kita akan tetap terus hidup tetapi tidak hanya dengan Fisik tetapi juga dengan jiwa yang terus berkembang.Semoga kita tidak hanya melihat, mengecap dan meraba bukan hanya dengan indera tetapi juga dengan nurani yang kita punya.

#Saudaraku…Cobalah untuk selalu mengingat setiap kebaikan dan kebahagiaan yang kita miliki.Simpanlah semua itu di dalam kekokohan hati kita agar tak ada yang mampu menghapusnya.Torehkan kenangan bahagia itu agar taka ada angin kesedihan yang mampu melenyapkanya.

#Burung tak pernah di ajari terbang dan ikan tak pernah di belajar untuk berenang. Semua berasal dari naluri. Hal itu akan hadir pada setiap mahkluk yang percaya akan kebesaran sang-Pencipta. Hanya Rabb yang memberikan kita kekuatan.Cinta memberika kekuatan, bahkan cinta adalah kekuatan itu sendiri.

#Didalam diri kita semua, ada potensi kebaikan dan keburukan.Antara kebaikan dan keburukan akan selalu mempengaruhi kita untuk mengikuti nya, tetapi siapa yang akan menang tergantung kepihak mana yang sering kita turuti. Kita memang di beri kebebasan Oleh sang-pencipta untuk memilih tetapi semuanya punya konsekuensi, sudah seharusnyalah kita serius dalm berpikir dan bertindak. Karena sekali salah langkah akan sangat sulit untuk kembali menuju jalan yang kita inginkan agar menjadi lebih baik, lebih dekat kepada maha pengasih dan penyayang.

# Emas dan kuningan tentu punya nilai yang berbeda. Tapi apakah kemuliaan hanya dinilai dari apa yang di sandang keduanya.Apakah harga diri hanya di tunjukkan dari simbol-simbol yang tampak di luar?Ternyata hidup itu terlalu rendah jika di nilai dari harta dan jabatan.Terlalu naif jika kita tersenyum sendirian sedangkan di samping kita banyak orang yang meringis meikirkan bagaimana untuk makan hari ini??

#Orang-orang hebat adalah orang-orang yang tidak pernah bosan melakukan hal yang sama tetapi dengan terus melakukan perbaikan sehingga menghasilkan sesuatu yang luar biasa, dengan ketekunan.Hanya sedikit orang yang mampu bertahan terhadap badai kehidupan.Jadilah orang-orang yang luar biasa, karena menjadi orang biasa-biasa saja di jamin tidak enak.

#Hatimu adalah wadah, perasaanmu adalah temapat dan kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya.Jangan lah jadikan hatimu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan dan mengubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.